Kamis, 23 Maret 2023

Monolog#22

Manusia seringkali mengutuk langkahnya yang susah payah telah ia ambil dan ia pilih untuk dijalani; mengutuk langkah kakinya yang ia rasa salah. Seakan salah langkah adalah penyebab dari kegagalannya. Namun, bukankah seseorang yang tersesat seringkali sampai pada tempat-tempat tak terduga dan menakjubkan? Bukankah salah pilih adalah pintu untuk menemukan pilihan yang terbaik kemudian? Maka biarkan sesekali langkahmu salah arah. Biarkan sesekali kakimu melangkah tak tentu arah. Biarkan sesekali dirimu sampai pada yang bukan tujuanmu. Barangkali pada yang salah kau temukan kebenaran, kau temukan dirimu yang sesekali tak apa jika tak sempurna. Sebab ketidaksempurnaanmu itu yang akan membawamu pada kesempurnaan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar